Senin, 28 April 2014

Pengenalan Client Server

WEB SERVICE Web service adalah aplikasi sekumpulan data (database), perangkat lunak (software) atau bagian dari perangkat lunak yang dapat diakses secara remote oleh berbagai piranti dengan sebuah perantara tertentu.  Secara umum,web service  dapat diidentifikasikan dengan menggunakan URL seperti hanya web pada umumnya. Namun yang membedakan web service dengan web pada umumnya adalah interaksi yang diberikan oleh web service. Berbeda dengan URL web pada umumnya, URL web service hanya menggandung kumpulan informasi, perintah, konfigurasi atau sintaks yang berguna membangun sebuah fungsi-fungsi tertentu dari aplikasi.

JSON JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat (generate) oleh komputer. Format ini dibuat berdasarkan bagian dari Bahasa Pemprograman JavaScript, Standar ECMA-262 Edisi ke-3 - Desember 1999. JSON merupakan format teks yang tidak bergantung pada bahasa pemprograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum digunakan oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#, Java, JavaScript, Perl, Python dll. Oleh karena sifat-sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa pertukaran-data.
JSON (dilafalkan "Jason"), singkatan dari JavaScript Object Notation (bahasa Indonesia: notasi objek JavaScript), adalah suatu format ringkas pertukaran data komputer. Formatnya berbasis teks dan terbaca-manusia serta digunakan untuk merepresentasikan struktur data sederhana dan larik asosiatif (disebut objek). Format JSON sering digunakan untuk mentransmisikan data terstruktur melalui suatu koneksi jaringan pada suatu proses yang disebut serialisasi. Aplikasi utamanya adalah pada pemrogramanaplikasi web AJAX dengan berperan sebagai alternatif terhadap penggunaan tradisional format XML.

WSDL WSDL (Web Services Description Language) adalah fromat XML yang diterbitkan untuk menerangkan web service.
WSDL mendefinisikan:
·         pesan-pesan (baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service
·         koleksi-koleksi digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)
·         bagaimana port type yang ditentukan dijadikan wire protokol
·         di mana servis ditempatkan

XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam.[1] XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.[2]

Perbedaaan konsep 2 tier dan 3 tier :
3 tier memiliki proses-proses yang harus dilewati, yaitu seperti Browser -> Apache -> php -> DBMS…

Sedangkan untuk 2 tier yang dilihat dari logic appnya bisa dilakukan dengan 2 app logic yaitu presentation dan processing (user), dan storage/DBMS (server).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar